Tentang Pelatihan Perikanan

Pelatihan Perikanan secara daring ini dikembangkan dari materi pelatihan yang dikembangkan CTC bersama dengan EDF. Pelatihan ini  memiliki tujuan agar peserta memiliki pemahaman mengenai pentingnya tata kelola perikanan serta bagaimana mengintegrasikan dalam proses penyusunan rencana pengelolaan perikanan. Dalam pelatihan ini peserta akan mendapat pengetahuan mengenai sistem dan prinsip dalam tata kelola perikanan yang efektif, kemudian mengetahui beragam pendekatan pengelolaan perikanan termasuk kelebihan dan kekurangannya, serta mempelajari proses penyusunan suatu rencana pengelolaan perikanan.

Metode Pelatihan

Metode pelatihan dilakukan secara daring. Pelatihan ini merupakan pelatihan mandiri (self-paced training) dan peserta dapat melakukan pelatihan dengan menyesuaikan ketersediaan waktu dari masing-masing peserta.

Sasaran Peserta

Para pengelola dan praktisi perikanan seperti pengelola WPP (Wilayah Pengelolaan Perikanan), Pemerintah Provinsi, dan Kabupaten, pengusaha perikanan, LSM, dan akademisi.

Durasi Pelatihan dan tanda telah menyelesaikan pelatihan

Durasi pelatihan akan bergantung pada kecepatan peserta menyelesaikan pelatihan sesuai kemampuan mereka sendiri. Waktu yang diberikan oleh sistem untuk peserta menyelesaikan pelatihan ini adalah 90 hari.

Setelah mendapatkan nilai yang sesuai dengan yang diharapkan untuk kuis dan post-test, peserta akan mendapatkan sertifikat digital yang dapat diunduh dari platform E-Learning CTC Academy secara langsung.


Pelatihan Tata Kelola Perikanan

Pelatihan Tata Kelola Perikanan secara daring ini dikembangkan dari materi pelatihan yang dikembangkan CTC bersama dengan EDF. Pelatihan ini  memiliki tujuan agar peserta memiliki pemahaman mengenai pentingnya tata kelola perikanan serta bagaimana mengintegrasikan dalam proses penyusunan rencana pengelolaan perikanan.

Pelatihan ini dilaksanakan dalam Bahasa Indonesia


Pengantar Pengelolaan Perikanan

Pelatihan ini adalah pelatihan tingkat dasar mengenai pengelolaan berkelanjutan, terdiri dari lima unit yang menggunakan alur cerita dalam sebuah perikanan hipotesis dan memberi kesempatan kepada peserta untuk menelaah bersama tantangan-tantangan dalam perikanan serta mengidentifikasi alternatif solusi mengatasi tantangan tersebut.